Saat musim hujan, bagi para pemilik kendaraan yang tidak memiliki garasi mobil, memilih menggunakan sarung mobil. Ternyata disamping fungsinya yang melindungi mobil baik akibat terkena hujan atau panas, ada akibat penggunaan sarung mobil yang perlu Anda ketahui. Karena memang segala sesuatu pasti memiliki dampak positif dan negatifnya. Namun selama dampak negatif ini tetap bisa diatasi, memilih untuk tetap menggunakan sarung mobil dari sisi manfaatnya memang lebih besar.

Akibat Menggunakan Sarung Mobil

Banyak dari pemilik mobil yang tidak memiliki garasi dan menggunakan sarung mobil untuk menutup mobilnya. Hal ini bisa dianggap tepat, karena dapat menjaga mobil dari segala kondisi dan menjaga cat mobil tetap maksimal. Jika pemakaian dari sarung mobil ini salah, maka akan menimbulkan berbagai masalah. Berikut ini adalah efek samping memakai sarung mobil yang harus Anda ketahui :

1. Merusak Cat Mobil

Sarung Mobil, sumber ig rollsroyceedinburgh

Sarung Mobil, sumber ig @rollsroyceedinburgh

Menggunakan sarung mobil pada kondisi terus menerus saat musim hujan malah akan membuat masalah. Apabila sarung mobil kehujanan, beberapa sarung mobil akan lengket pada bodi mobil dan membuat permukaan cat mobil menimbulkan bekas. Efek samping memakai sarung mobil ini jika dibiarkan terlalu lama akan berpotensi merusak cat. Dalam beberapa kasus, masalah ini bisa hilang hanya dengan dipoles. Akan tetapi, beberapa mobil juga sampai harus dicat ulang agar mobil terlihat baik. Banyak orang menyarankan untuk langsung membasuh atau mengelap sampai benar-benar kering setelah mobil diselimuti sarung mobil.

2. Menimbulkan Basah Pada Cat Mobil

Kondisi ini bisa terjadi ketika mobil yang diselimuti dengan sarung mobil terkena hujan. Setelah hujan reda, segera lepas sarung mobil dari mobil Anda. Sebenarnya bahan dari selimut mobil ini memang bisa mencegah air untuk tembus. Akan tetapi, udara dingin bisa menimbulkan embun yang bisa membuat bodi mobil basah. Jika didiamkan maupun dibiarkan kering secara alami, bisa menimbulkan bercak-bercak noda pada cat mobil. Seperti pada kasus di atas, penanganan-nya yaitu disiram kemudian dicuci dengan sampo mobil. Pemilihan sarung mobil juga mempengaruhi kondisi bodi mobil Anda. Tentunya sarung mobil dengan bahan yang bagus tidak akan menimbulkan berbagai masalah.

3. Membuat Bodi Mobil Panas

Efek samping dari sarung mobil yang terjemur sinar matahari yang terik akan membuat bodi mobil panas. Panas dari bodi serta uap panas yang ditimbulkan bisa menyebabkan sebagian bahan sarung mobil ini menempel pada bodi mobil. Umumnya, hanya cat pelapisnya saja yang menempel ke bodi mobil. Tetapi kadang juga selimut mobilnya sendiri juga bisa melekat pada bodi mobil. Maka dari itu, lepaskan selimut mobil terlebih dahulu kemudian pindahkan mobil ke tempat yang sedikit lebih teduh. Setelah itu Anda bisa memakaikan lagi selimut mobil Anda.

4. Membuat Warna Belang

Memilih sarung mobil secara sembarangan juga bisa buruk dari segi warna. Tidak jarang juga jika ada sarung mobil yang mudah luntur jika terkena air. Apabila dibiarkan, maka hal ini bisa membuat warna mobil menjadi belang. Sayang jika mobil Anda memiliki warna belang karena Anda salah memilih sarung mobil.

5. Membuat Selimut Mobil Mengembun

Hal ini terjadi jika Anda menggunakan sarung mobil yang berbahan parasut. Sarung mobil dengan bahan parasut terkenal tidak berpori serta permukaan yang licin. Sarung mobil dengan bahan parasut ini juga memiliki efek tahan air ketika terkena air. Akan tetapi, efek menggunakan sarung mobil dengan bahan parasut ini akan menimbulkan embun pada bagian dalam sarung mobil. Untuk mengatasi masalah ini adalah dengan cara melepas sarung mobil kemudian dikeringkan.

Demikian beberapa akibat menggunakan sarung mobil yang perlu Anda ketahui. Akibat ini tidak begitu besar dampaknya kecuali dibiarkan terus menerus. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan membantu menyelesaikan permasalahan body mobil Anda. Simak ulasan lainnya di ennergimotorsport.com.