Mobil Susah Distarter : Cek Komponen Ini!

Mobil Susah Distarter : Cek Komponen Ini!

Mobil susah distarter seringkali membuat kesal dan jengkel, apalagi sedang terburu-buru mengejar waktu. Padahal, sebelumnya mobil Anda masih dalam keadaan normal, tentunya hal ini membuat Anda semakin bingung.

Pernah mengalami mobil tidak mau distarter atau mogok? Jangan khawatir sebab hal ini memang merupakan salah satu masalah yang kerap kali terjadi pada sebuah kendaraan roda empat. Ketika situasi ini terjadi, maka Anda tidak perlu panik.

Penyebab

Hal pertama yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mencari tahu akar masalahnya. Ada beberapa penyebab mobil tidak mau distarter. Hal ini penting untuk Anda ketahui sebagai pemilik kendaraan untuk berjaga-jaga.

Beberapa penyebab hal tersebut di antaranya : aki yang mulai lemah; dinamo starter yang bermasalah; busi, kabel busi, dan koil mobil yang rusak; kompresi silinder rendah dan choke bermasalah; dan injektor yang kotor dan tersumbat oleh debu.

Mobil Susah Distarter : Cek Ini!

Ilustrasi Mobil Susah Distarter
Ilustrasi Mobil Susah Distarter, Sumber : fader.id

Mobil susah distarter memang dapat terjadi tiba-tiba, bahkan ketika mobil Anda baru saja dipakai sekalipun. Hal ini terjadi karena adanya kesalahan pada sistem kelistrikan atau mesin mobil Anda. Jika itu terjadi, mungkin Anda harus memberikan perhatian lebih kepada komponen-komponen di bawah ini.

1. Dinamo Starter

Dinamo starter merupakan salah satu komponen vital pada kendaraan. Ketika mesin mobil mulai dinyalakan dengan kunci kontak, dinamo starter bertugas untuk memutar roda gila (flywheel) dan menyalakan mesin.

Jadi, Anda tidak perlu repot untuk mengengkol atau mendorong mobil terlebih dahulu untuk menghidupkannya. Jika dinamo starter mengalami kerusakan, mobil Anda akan susah dinyalakan, bahkan malah tidak bisa hidup sama sekali.

Tetapi, kerusakan komponen ini jarang terjadi pada mobil-mobil baru, karena biasanya kerusakan dinamo starter ditemui pada mobil yang usia pakainya sekitar 10 tahun. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan akan terjadi kerusakan dinamo starter secara tiba-tiba pada mobil baru.

Jadi, ada baiknya untuk selalu melakukan pengecekan berkala di bengkel mobil untuk menjamin dinamo starter Anda dalam kondisi yang bagus.

2. Aki

Komponen kelistrikan lainnya yang juga penting dan sering ‘dituduh’ ketika mobil susah distarter adalah aki atau accu. Untuk itu, periksa kondisi aki secara teratur karena dapat mengganggu perjalanan Anda ketika tiba-tiba terjadi kerusakan di jalan.

Untuk aki basah, lakukan pengecekan pada volume air aki. Bila air aki kurang, Anda dapat menambahkan cairan aki berwarna biru, karena air aki yang berwarna merah khusus untuk mengisi aki baru yang kosong dan belum terisi air.

Jika Anda menambahkan volume air aki yang kurang tersebut dengan air aki berwarna merah, kadar H2SO4 yang terkandung dalam air aki berwarna merah  akan bertambah dan menurunkan performa aki mobil Anda.

Ilustrasi Aki Mobil
Ilustrasi Aki Mobil, Sumber : kompas.com

Sedangkan untuk aki kering, Anda dapat mengukur besar tegangannya menggunakan voltmeter atau avometer digital. Tegangan aki yang normal berada di sekitar 12,5 volt sampai dengan 12,9 volt. Jika kurang, maka Anda perlu men-charge aki tersebut. Anda juga bisa perhatikan dari voltase aki yang dapat terpantau di layar dashboard mobil.

Jangan lupa untuk mengecek perangkat aki lainnya, seperti kabel terminal, soket, sekring, dan lainnya. Bisa jadi bukan aki mobil Anda yang bermasalah, tetapi hanya kabelnya saja yang putus atau kendor.

3. Alternator

Salah satu fungsi dari alternator adalah mengalirkan listrik ke aki. Jika alternator mengalami masalah, otomatis sistem kelistrikan mobil tidak berfungsi dan mengakibatkan mobil akan sulit untuk di-starter, bahkan bisa mogok.

Untuk mengecek alternator yang bermasalah, Anda dapat menggunakan obeng atau kunci pas, lalu tempelkan ke pulley alternator. Jika ada gaya magnet yang menarik obeng atau kunci pas tersebut, berarti kondisi alternator Anda masih bagus.

Gunakan voltmeter untuk mengecek tegangan alternator Anda. Arus listrik standar dari alternator adalah 13 sampai 15 volt. Bila tegangan kurang dari itu, Ada baiknya Anda untuk membawa mobil ke bengkel mobil resmi untuk melakukan pengecekan lebih lanjut.

4. Fuel Pump

Ilustrasi Mesin Mobil
Ilustrasi Mesin Mobil, Sumber : mobilmo.com

Fungsi pompa bahan bakar atau biasa disebut dengan fuel pump sangat penting pada mobil untuk memompa bahan bakar menuju injektor. Ketika pompa bahan bakar mobil Anda lemah, maka aliran bahan bakar menjadi tidak lancar dan menyebabkan mobil susah untuk dihidupkan.

Jadi, sebelum mobil Anda susah untuk di-starter, jangan lupa untuk melakukan pengecekan berkala secara rutin di bengkel mobil resmi sesuai dengan jadwal pengecekan agar resiko tersebut dapat diminimalisir.

5. Soket Kunci Kontak

Soket kunci kontak juga bisa menjadi masalah mobil tidak bisa distarter jika longgar atau kendor. Untuk itu, coba periksa soket kunci kontak mobil Anda, barangkali ada kerusakan atau hanya kendor saja yang mengakibatkan sambungan arus listrik antara kunci dengan pemantik mesin tidak bertemu.

Demikianlah ulasan mengenai mobil susah distarter. Cari tahu penyebabnya terlebih dahulu dan lakukanlah perbaikan. Mengatasi mobil yang tidak bisa distarter memang sering membingungkan karena tidak semua orang mengerti otomotif. Bengkel pun menjadi solusi akan masalah ini. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Bahan Body Mobil : Apa Saja?

Bahan Body Mobil : Apa Saja?

Bahan Body Mobil – Body adalah komponen terluar dari mobil. Bagian ini menentukan kesan pertama seseorang terhadap mobil. Tiap lekukannya menentukan apakah mobil tersebut dianggap keren atau tidak.

Body juga berkaitan dengan keselamatan penumpang. Apakah body mobil mampu meredam benturan saat terjadi tabrakan atau tidak. Dalam hal ini, body mobil yang bisa menahan benturan biasanya punya karakter tidak terlalu kaku.

Apakah Anda sebelumnya pernah mengetahui berbagai hal seputar bahan pembuatan body mobil? Pembahasan ini sebenarnya menarik, apalagi jika Anda sedang kursus otomotif. Selain itu, tidak ada salahnya sesekali menambah pengetahuan seputar body mobil.

Bahan Body Mobil

Ilustrasi Bahan Body Mobil
Ilustrasi Bahan Body Mobil, Sumber : Scuto

Memang aspek terpenting dari sebuah mobil dalam hal keselamatan adalah body-nya, karena body mobil memastikan pengemudi terlindungi ketika terjadi kecelakaan. Karena itulah produsen memilih bahan yang tepat untuk tujuan ini. Selain itu, ada banyak alasan lain yang menjadikan produsen memilih bahan tertentu untuk body mobilnya.

Selain keamanan, faktor lain yang menjadi pertimbangan dalam pemilihan bahan adalah biaya produksi. Tentu saja pabrikan mobil memilih bahan yang tidak begitu mahal agar harga mobil dapat dijangkau masyarakat. Apalagi saat ini muncul seri mobil murah ramah lingkungan atau LCGC yang menjadikan produsen memangkas harga produksi mobil agar mampu bersaing dengan produsen lainnya.

Untuk pemilihan bahan yang memiliki karakter tertentu seperti karakter kuat dan ringan lebih kepada tujuan fungsional, meskipun bahan tersebut memiliki harga mahal tetapi untuk tujuan fungsional yang mempengaruhi kinerja mobil secara keseluruhan produsen akan mengaplikasikan bahan tersebut. Contoh dalam hal ini adalah penggunaan body mobil untuk mobil balap.

Jenis Bahan

Ada empat bahan utama yang populer digunakan untuk bahan body mobil, dan bahan tersebut dapat bervariasi karena berbagai alasan.

1. Aluminium

Ilustrasi Jenis Body Mobil
Ilustrasi Jenis Body Mobil, Sumber : kompas.com

Aluminium dikenal luas di masyarakat pada berbagai barang termasuk perabotan. Aluminium secara bertahap semakin populer karena adanya teknologi yang memungkinkan pembuatan bahan paduan aluminium. Pada tahun 2015 Ford membuat keputusan untuk membuat F-150 dengan bingkai aluminium untuk emengejar sifat ringan dan daya tahan yang baik.

Aluminium memungkinkan mobil menjadi lebih ringan, sehingga penggunaan bahan bakar lebih efektif. Selain itu sifat lainnya yang diperhitungkan adalah tidak berkarat. Akan tetapi rangka dan badan yang berbahan dasar aluminium lebih mahal daripada rangka baja, sehingga biasanya aluminium digunakan untuk kendaraan kelas atas.

2. Baja

Kendaraan generasi awal menggunakan baja sebagai material body-nya. Selain memiliki rangka baja, umumnya mobil menggunakan plat baja pada mobilnya. Bahkan mobil bertenaga bensin stasioner pertama pada tahun 1879 dibuat menggunakan bahan baja untuk bodynya. Hingga saat ini Anda bisa menemui dengan mudah mobil dengan bahan body berupa baja, baik itu mobil klasik ataupun mobil yang belum lama dirilis.

Karena baja adalah logam yang sangat kuat yang relatif murah untuk diproduksi maka produksi mobil secara massal menggunakan bahan ini. Karena itu, mobil yang body-nya terbuat dari baja lebih terjangkau. Namun kelemahan dari body mobil dari baja adalah berat, sehingga dapat mempengaruhi kinerja mobil secara keseluruhan.

Selain untuk body mobil, bahan baja juga bisa digunakan untuk keperluan lainnya. Terlebih saat ini ada pengembangan bahan baja menjadi stainless steel yang banyak digunakan untuk perabotan rumah tangga sampai keranda jenazah.

3. Plastik

Car Interior, Sumber IG cool_rose
Car Interior, Sumber IG @cool_rose

Diperkirakan sekitar 50% mobil baru yang diproduksi di dunia saat ini body-nya terbuat dari bahan plastik. Namun, sebagian besar saat ini plastik digunakan di bagian interior. Bahan plastik yang digunakan biasanya ada pada bagian seperti dasbor, pegangan pintu, sabuk pengaman, dan kantung udara semuanya terbuat dari plastik.

Semakin maju perkembangan dunia otomotif maka semakin bervariasi dalam penggunaan bahan. Merk Chrysler, mulai memasukkan bahan plastik ke dalam bodi mobilnya. Plastik memang lebih sering digunakan dalam pembuatan mobil modern. Selain tujuannya untuk menghemat bahan bakar, penggunaan plastik memungkinkan untuk proses daur ulang saat mobil mencapai akhir masa pakainya.

Keunggulan bahan plastik lainnya adalah mudah dikerjakan dan jika terjadi kerusakan, perbaikan panel bodi plastik ataupun juga body repair mobil juga murah. Dengan demikian proses produksi dapat dipangkas biayanya.

Jika dilihat aspek kekuatannya, bahan baja tentu lebih kuat, akan tetapi penggunaan plastik juga bisa diperhitungkan mengingat berbagai perangkat rumah tangga saat ini menggunakan plastik dan terbukti kuat meskipun harus menampung beban tekanan seperti bak penampungan air plastik atau water torn.

4. Serat Karbon

Bahan serat karbon memiliki harga yang lebih mahal dan susah didapat daripada yang lain. Serat karbon sangat ringan dan sangat kuat, sehingga membuatnya cukup mahal. Bahan serat karbon untuk rangka dan badan mobil biasanya ada pada mobil sport kelas atas karena harganya. Dengan harga yang tinggi mobil yang menggunakan bahan serat karbon mendapatkan tenaga terbaik dari mesin mereka.

Penggunaan bahan serat karbon sebenarnya sudah diaplikasikan pada hal-hal yang mengejar kekuatan dan kecepatan, salah satunya adalah pada sepeda downhill. Sifat kuat pada bahan ini tentu menjadikan sepeda downhill mampu menuruni tebing dengan aman. Selain itu, sifat ringan memudahkan untuk melakukan manuver.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa jenis bahan body mobil yang perlu Anda ketahui. Dengan mengetahui berbagai bahan tersebut, Anda tentu bisa menentukan pilihan yang tepat sesuai tujuan dan budget yang Anda miliki ketika akan membeli mobil. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Komponen Mesin Mobil : Penting Dipahami!

Komponen Mesin Mobil : Penting Dipahami!

Komponen mesin mobil dan sistem pada mesinnya berperan penting terhadap kinerja kendaraan, sehingga sangat penting untuk dipahami.

Sebuah kendaraan pada umumnya ada komponen mesin di dalamnya. Komponen mesin tersebut memiliki fungsi mengubah energi panas pada kendaraan menjadi energi gerak. Hal ini sebagaimana pula fungsi komponen mesin mobil.

Selain memiliki komponen yang sangat penting, mobil juga memiliki sistem yang ada pada mesin. Mau tau apa saja komponen dan sistem yang ada pada mesin mobil? Yuk simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Bagian Penting Komponen Mesin Mobil

Ilustrasi Komponen Mesin Mobil
Ilustrasi Komponen Mesin Mobil, Sumber : momobil.id

Mobil memiliki komponen mesin yang lumayan banyak dengan berbagai macam fungsinya. Bagi Anda yang penasaran apa saja kira-kira komponen mesin yang ada pada mobil dan apa saja fungsinya, simak baik-baik penjelasan berikut ini.

1. Cylinder Head (Kepala Silinder)

Silinder head merupakan komponen utama pada sebuah kendaraan yang tempatnya berada pada blok silinder di bagian atas. Cara pemasangannya adalah dibaut dengan diberi gasket.

Secara umum, komponen tersebut dibuat dari campuran besi tuang dan aluminium yang ringan. Kedua material tersebut dipilih karena keduanya dianggap mampu menjadi pendingin yang baik dan membatasi pemuaian.

Dalam kepala silinder terdapat sebuah mekanisme yang dinamakan valve train. Fungsi mekanisme tersebut adalah mengatur posisi valve agar membuka atau menutup.

Dalam komponen ini juga terdapat sebuah ruang bakar yang biasanya digunakan untuk dudukan busi dan mekanisme katup mesin 4 tak. Terdapat juga mantel pendingin yang digunakan untuk mendinginkan busi dan katup. Mantel pendingin tersebut terhubung dengan blok silindernya.

2. Blok Silinder

Selain kepala silinder, blok silinder juga merupakan salah satu komponen utama dari mesin kendaraan. Komponen yang satu ini sangat perlu dijaga dan dirawat dengan baik jika ingin kendaraan Anda bekerja secara optimal.

Pada blok silinder terdapat beberapa silinder dan setiap silindernya memiliki satu piston di salah satu ujungnya. Sedangkan di ujung batang piston yang lainnya dihubungkan oleh poros engkol dan gerak naik turun dari piston tersebutlah yang nantinya menggerakkan engkol.

Bagian atas komponen ini dihubungkan dengan kepala silinder, sedangkan bagian bawahnya dengan karter. Blok silinder dibuat dari bahan yang kuat dan juga tebal seperti cast iron. Bahan semacam ini mampu menjadi topangan komponen lain, seperti kepala silinder, piston dan yang lainnya.

3. Silinder

Silinder merupakan bagian mesin mobil yang fungsinya memindahkan serta membentuk panas menjadi tenaga mekanik. Oleh karena itu, jika ingin mesin kendaraan Anda memiliki tenaga yang maksimal, pastikan tidak terjadi kebocoran gas yang terdapat di antara silinder dan piston.

Hal ini sangat penting untuk diperhatikan meskipun sedikit rumit. Namun, ketika komponen tersebut mengalami suatu masalah, Anda bisa menggantinya dengan suku cadang asli yang sesuai. Beberapa silinder yang dipakai biasanya di tata dalam blok dan dalam satu garis sejajar.

4. Oil Pan (Karter)

Salah satu komponen yang letaknya berada di bawah blok silinder adalah karter. Karter tersebut memiliki fungsi sebagai alat yang menampung oli sebagai pelumas mesin. Jika dalam mesin tidak ada pelumas, maka komponen-komponen mesin akan cepat panas dan aus yang akhirnya rusak.

Di dalam karter terdapat sebuah ventilasi yang menyambungkannya dengan udara dari luar. Selain itu, dalam oil pan atau karter ini juga terdapat sebuah drain plug yang fungsinya mengganti oli kendaraan.

Komponen mesin mobil ini juga bisa mencegah adanya kebocoran pada mesin karena karter tersebut dibaut dan diberi tambahan gasket antara karter dan bak engkolnya. Karena itulah, komponen yang satu ini menjadi bagian yang sangat penting.

5. Piston

Ilustrasi Piston
Ilustrasi Piston, Sumber : shutterstock.com

Piston diharuskan memiliki tingkat ketahanan terhadap suhu panas yang kuat dan tekanan tinggi, karena komponen tersebut harus bekerja dengan kecepatan yang maksimal. Bagian kepala dari piston tersebut memiliki bentuk datar, namun ada juga beberapa kepala yang bentuknya cembung.

Cara kerja komponen ini berhubungan langsung dengan proses pembakaran, dan karena itulah piston disebut juga dengan jantung mesin kendaraan. Energi yang dihasilkan dari komponen ini adalah tenaga gerak.

Tenaga yang dihasilkan dari naik turunnya piston tersebut akan dilanjutkan ke mekanisme engkol dan terus berlanjut sampai pada komponen penggerak roda. Pada piston juga terdapat sebuah pin yang dibuat dari bahan baja nikel.

6. Ring Piston

Pada mobil, ring piston memiliki berbagai macam fungsi, di antaranya merapatkan piston dengan dinding silinder. Tujuannya adalah agar tidak ada kebocoran gas saat mesin bekerja.

Selain itu, komponen mesin ini juga berfungsi mencegah masuknya oli ke bagian ruang pembakaran. Ring piston juga memiliki kemampuan mengikis oli yang terdapat pada dinding silinder jika terjadi kelebihan. Komponen mesin ini terbagi menjadi tiga, yakni ring kompresi satu, ring kompresi dua, dan ring oli.

7. Connecting Rod (Batang Piston)

Batang piston ini memiliki fungsi sebagai penghubung antara piston dan poros engkolnya. Dengan adanya penghubung inilah, energi yang diterima piston kemudian akan disalurkan kepada poros engkolnya. Selanjutnya, energi tersebut akan berubah menjadi energi gerak putar.

Tanpa adanya connecting rod, energi yang dihasilkan oleh mesin tidak akan bisa sampai pada bagian engkol dan gerak kendaraan akan tersendat. Jika kendaraan kehilangan batang piston, maka kendaraan tidak dapat melaju kencang dan piston akan terlepas.

8. Crankshaft (Poros Engkol)

Poros engkol merupakan salah satu komponen yang berfungsi mengubah piston yang bergerak lurus menjadi gerakan yang memutar melalui batang pistonnya. Gerakan memutar tersebut selanjutnya akan disalurkan ke bagian roda. Poros engkol juga menjaga piston agar dapat bergerak normal.

Komponen poros ini dibantu oleh connecting rod dan letaknya di bagian bawah blok silindernya. Pada jenis mesin yang sejajar, terdapat beberapa susunan pena engkol yang sama dengan silinder. Bentuk crank craft biasanya ditentukan oleh silinder dan dipengaruhi urutan pengapiannya.

Baca juga : Cara Merawat Mesin Mobil

Sistem Pada Mesin

Selain memiliki komponen-komponen mesin sehingga mobil dapat melaju dengan baik dan lancar, terdapat juga sistem-sistem yang dapat melengkapi kinerja mesin. Hal ini akan membuatnya dapat bekerja secara maksimal. Sedangkan beberapa sistem tersebut di antaranya sebagai berikut.

1. Bahan Bakar

Sistem ini akan menyuplai bahan bakar dan kemudian mencampurnya dengan udara. Percampuran dua komponen tersebut akan membakar bahan bakar di ruang pembakaran. Terdapat empat jenis sistem bahan bakar yang biasanya dipakai dalam kendaraan.

Bahan bakar tersebut di antaranya adalah bahan bakar injeksi pada kendaraan bensin, sistem karburator, bahan bakar injeksi pada kendaraan diesel, dan bahan bakar gas cair atau alam.

2. Pengisian

Sistem mesin mobil yang satu ini berfungsi menyuplai energi listrik dari baterai dan energi inilah yang nantinya dapat menghidupkan mesin serta sistem pengapian saat start. Setelah mesin mobil hidup, komponen lain akan menyuplai energi listrik yang dibutuhkan dan mengisi baterai kembali.

3. Pengapian

Ilustrasi Pengapian Mobil
Ilustrasi Pengapian Mobil, Sumber : mobilmo.com

Sistem pengapian dapat menghasilkan listrik yang nantinya digunakan dalam proses pembakaran di ruang bakar. Pada semua mesin, baik yang menggunakan bahan bakar bensin ataupun gas, semuanya pasti memiliki sistem pengapian ini.

4. Starter

Starter merupakan sistem penggerak yang berfungsi menggerakkan putaran mesin melalui roda penerus dan poros engkolnya. Sistem ini dapat bergerak melalui energi baterai. Beberapa komponen yang terdapat pada starter diantaranya adalah baterai, motor starter, kunci dan relay jika diperlukan.

5. Pendinginan

Dalam sebuah mesin tentunya diperlukan sistem pendinginan yang digunakan untuk mendinginkan mesin setelah digunakan. Suhu yang tinggi dapat merusak mesin, sehingga sistem pendinginan sangat diperlukan. Selain itu, sistem ini juga menjaga suhu pada mesin agar tetap stabil.

6. Pelumasan

Terdapat banyak fungsi yang diberikan sistem pelumasan pada komponen mesin mobil. Di antara fungsinya adalah mencegah komponen cepat mengalami keausan, mengurangi panas yang terjadi akibat komponen yang saling bergesekan dan melumasi komponen saat mesin bekerja

7. Pembuangan Sisa Gas

Sistem pembuangan sisa gas berfungsi menyalurkan gas sisa pembakaran ke luar mesin. Selain itu, sistem ini juga berfungsi mengurangi suara bising pada mesin. Di sini, terdapat beberapa komponen yang ada dalam pembuangan sisa gas. Di antaranya adalah pipa pembuangan, saluran dan peredam.

Demikianlah ulasan mengenai komponen mesin mobil yang perlu Anda pahami. Komponen tersebut penting terhadap kinerja kendaraan Anda. Anda juga bisa merawat komponen mesin mobil ke bengkel mobil terdekat. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Tips Merawat Mobil Saat Musim Hujan

Tips Merawat Mobil Saat Musim Hujan

Tips Merawat Mobil Saat Musim Hujan – Saat ini merupakan masa musim hujan, Anda sebagai pengguna mobil harus bersiap ketika mobil Anda akan terguyur hujan. Bila Anda tidak melakukan perawatan mobil dengan benar, mobil Anda yang sering terguyur hujan kemungkinan besar akan mengalami masalah sebab kandungan air hujan berbeda dengan air biasanya, dimana air hujan mengandung kadar garam yang lebih banyak yang tentunya tidak bagus untuk mobil Anda.

Tentu Anda perlu melakukan perawatan yang maksimal sehingga performa mobil tetap dalam keadaan prima untuk dikendarai. Berikut ini beberapa tips merawat mobil  Anda  di musim hujan seperti sekarang.

1. Membersihkan Sisa Air Hujan

Ketika mobil Anda terguyur hujan, jangan sampai membiarkan air hujan tersebut terlalu lama menempel di body mobil Anda. Usahakan untuk langsung membersihkan sisa air hujan agar jamur dan karat tidak merusak lapisan cat mobil.

2. Menggunakan Silicon Spray

Dalam menghadapi cuaca yang kerap berubah-ubah, menyemprotkan silicon spray merupakan cara termudah untuk melakukan perawatan mobil. Semprotkan silicon spray pada bagian kaca serta karet mobil Anda, sehingga mobil Anda tetap awet beserta karetnya selalu lentur dan lebih tahan lama.

3. Memarkir Mobil di Tempat yang Terlindungi

Ilustrasi Merawat Mobil Saat Musim Hujan
Ilustrasi Merawat Mobil Saat Musim Hujan, Sumber : auto2000.co.id

Ketika Anda sudah melakukan pencucian serta pengeringan, biarkan mobil Anda terlindungi di dalam garasi agar tidak terkena hujan lagi. Selain itu, dengan memarkirkan mobil di dalam garasi akan membantu perawatan mobil, sehingga mobil Anda tidak terkena cahaya matahari langsung yang akan merusak lapisan mobil karena di musim hujan biasanya suhu udara saat panas  akan terasa lebih tinggi dari sebelumnya.

4. Memeriksa Sistem Komponen Mobil

Pemeriksaan ini bertujuan agar kondisi mesin selalu berada di kondisi terbaik. Anda bisa memeriksa mulai dari suspensi, wiper, sistem pengapian, dan dinamo starter. Empat komponen tersebut merupakan komponen yang paling rawan mengalami masalah ketika musim hujan, mungkin saja hal yang terjadi karena masuknya air ke dalam komponen tersebut.

5. Membersihkan Kaca Depan Mobil

Berikutnya, Anda juga perlu rutin membersihkan kaca depan mobil. Tips merawat mobil saat musim hujan yang satu ini perlu dilakukan, agar kaca depan mobil selalu bersih dan jernih.

Anda bisa melakukannya dengan cara rutin mengelap kaca depan mobil, sesaat setelah digunakan atau ketika terkena hujan, serta tetap menyalakan AC mobil dengan suhu yang tidak terlalu dingin ketika hujan.

Sebab, hal itu akan membantumu menjernihkan kaca mobil, dari embun yang menempel pada kaca akibat hujan. Namun selain cara-cara di atas, Anda juga bisa merawat kaca mobil agar tetap jernih, dengan mengoleskan sedikit sampo ke kanebo yang lembap, lalu bersihkan kaca mobil dengan gerakan searah.

6. Membersihkan Karpet Mobil

Ilustrasi Karpet Mobil
Ilustrasi Karpet Mobil, Sumber : kompas.com

Di urutan keenam yakni membersihkan karpet mobil, sebagai tips merawat mobil saat musim hujan yang perlu dilakukan. Bagaimana tidak, pasalnya langsung membersihkan karpet mobil dapat mencegah timbulnya jamur dan bau tak sedap pada karpet.

Yang mana, jamur dan bau tak sedap ini biasanya timbul akibat pengguna masuk ke dalam mobil saat hujan, yang menyebabkan karpet mobil menjadi basah, kotor lalu lembap. Untuk mencegah atau mengatasi hal tersebut, Anda bisa menaruh karpet tambahan, yang berguna untuk melapisi lantai mobil agar tidak kotor, basah dan lembap, yang memicu timbulnya jamur.

Selain itu, Anda juga bisa mencuci karpet mobil secara rutin, setidaknya satu minggu sekali, untuk memastikan karpet mobil selalu dalam keadaan bersih.

7. Mengecek Kondisi Ban dan Rem Mobil

Salah satu tips merawat mobil saat musim hujan, yang tidak boleh dilewatkan yaitu mengecek kondisi ban dan rem mobil. Disebut sebagai hal yang tidak boleh dilewatkan, karena pada musim hujan kondisi jalan lebih licin dari biasanya. Sehingga, ban akan cenderung mencengkeram lebih kuat dari biasanya.

Oleh karena aktivitas tersebut, maka pengecekan kondisi rem dan ban mobil wajib dilakukan. Tujuannya yaitu untuk memastikan, jika kondisi ban dan rem sudah sesuai standar keamanan berkendara. Dengan demikian, ketika dibawa berkendara pada saat musim hujan, ban dan rem sudah aman digunakan.

8. Membersihkan Kaki-kaki Mobil

Siapa sangka, kalau membersihkan kaki-kaki mobil juga menjadi bagian dari tips merawat mobil saat musim hujan. Membersihkan kaki-kaki mobil sejatinya dapat mencegah terjadinya kerusakan mobil, yang umumnya ditunjukkan melalui bunyi-bunyi mesin sebagai pertanda.

Munculnya bunyi-bunyi tersebut, biasanya terjadi akibat mobil menerjang medan yang penuh dengan genangan air hujan, bahkan lumpur. Oleh karena itu, untuk mencegahnya Anda bisa membersihkan kaki-kaki mobil secara menyeluruh, dengan air bertekanan tinggi dan sampo mobil sesaat setelah mobil dipakai saat hujan.

Ilustrasi Kaki Mobil
Ilustrasi Kaki Mobil, Sumber : garasi.id

9. Memeriksa Kondisi Karet Wiper Mobil

Selain delapan hal di atas, tips merawat mobil saat musim hujan yang ke-9, yaitu memeriksa kondisi karet wiper mobil. Ini penting dilakukan, karena wiper mobil memiliki fungsi sebagai alat pembersih kaca depan mobil dari air hujan dan debu.

Cara yang bisa Anda lakukan, untuk memastikan kondisi karet wiper mobil baik-baik saja, yaitu dengan menggantinya setiap 6 – 12 bulan sekali. Atau jika tidak melakukan penggantian, Anda juga bisa menggunakan produk rain repellent, untuk menjaga karet wiper mobil tetap baik dan tahan lama.

Buat Anda yang belum tahu, rain repellent merupakan cairan yang akan memberikan lapisan khusus pada kaca mobil, agar air hujan yang menempel pada kaca semakin mudah disapu oleh wiper, air hujan dapat meluncur dengan sendirinya dari kaca mobil, serta kaca terbebas dari jamur.

10. Memanaskan Mesin Mobil Secara Rutin

Meski pemeriksaan komponen mesin dan pembersihan interior serta eksterior mobil, merupakan hal utama yang wajib dilakukan, namun memanaskan mesin mobil secara rutin pun tidak boleh dilewatkan.

Hal itu tentu saja karena mesin mobil akan dingin apabila tidak dipanaskan. Sehingga, apabila ingin membiarkan mobil di garasi untuk waktu yang cukup lama, terlebih pada saat musim hujan, sebaiknya tetap panaskan mobil setiap hari, untuk menjaga kondisi mesin mobil baik-baik saja.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa tips merawat mobil saat musim hujan. Semua tips tersebut penting dilakukan untuk menjaga mobil tetap dalam kondisi baik, meskipun sering digunakan beraktivitas selama musim hujan. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Simak artikel lainnya di sini.

Cara Memperbaiki AC Mobil : Perlu Anda Ketahui!

Cara Memperbaiki AC Mobil : Perlu Anda Ketahui!

Cara Memperbaiki AC Mobil – Ketahuilah, AC sebenarnya mirip kulkas, hanya tampilannya berbeda. AC didesain untuk memindahkan panas dari satu tempat (dalam mobil Anda) ke tempat lain (di luar).

Ulasan ini tidak akan membicarakan setiap jenis AC pada setiap merk mobil, namun penjelasan tentang AC di sini akan memberikan pemahaman bagi Anda untuk bisa berbicara dengan jelas kepada mekanik AC sesungguhnya.

Memahami Komponen Utama AC Mobil

  1. Kompresor: Mengkompresi dan mensirkulasikan zat pendingin di dalam sistem AC
  2. Freon: Pada mobil modern, freon menggunakan jenis R 134a, dan pada mobil lama menggunakan freon R 12, yang sekarang makin mahal dan langka, juga membutuhkan ijin untuk penjualannya. Freon tugasnya menghilangkan hawa panas.
  3. Kondensor: Untuk merubah bentuk freon dari gas menjadi cair dan menlenyapkan hawa panas dari mobil.
  4. Katup Expansi: Bertugas menjadi semacam pentil yang berfungsi me nurunkan tekanan cairan freion, mengukur alirannya dan mengatomisasinya.
  5. Evaporator: Bagian ini mendinginkan udara yang disemburkan melaluinya, sehingga udara menjadi dingin.
  6. Receiver/Dryer: Ini berfungsi sebagai filter freon/oli, menghilangkan kelembaban dan kotoran lain.

Memahami Proses Pendinginan Udara

Pada intinya, kompresor menekan freon dan mengirimnya ke sirip pengembun. Umumnya sirip ini terdapat di bagian depan radiator mobil Anda.

Menekan gas akan membuatnya panas. Dalam kondensor, panas akan bertambah, dan panas yang ditangkap pleh freon akan dikeluarkan ke udara luar. Saat suhu freon menurun ke titik saturasinya, freon akan berubah ujud dari gas menjadi cair.

Cairan kemudian mengalir melalui katup expansi, menuju evaporator, dan bagian cair dari ffreon akan menyerap panas dari udara melalui sirip-sirip dan menguapkannya. Blower AC meniupkan udara melalui evaporator yang dingin menuju interior mobil Anda. Freon kembali ke siklus pendinginan awal.

Cara Memperbaiki AC Mobil

Ilustrasi AC Mobil, Sumber : lokadata.id

Berikut ini beberapa cara memperbaiki AC mobil yang bisa Anda lakukan:

1. Melihat Kebocoran Freon

Kebocoran mudah dideteksi tapi tidak mudah diperbaiki tanpa membongkarnya. Kebanyakan toko suku cadang mobil menyediakan cairan pewarna yang bisa ditambahkan ke dalam sistem untuk mendeteksi kebocoran, dan ada petunjuk pada kalengnya.

Jika kebocoran cukup besar, sistem tidak memiliki tekanan yang cukup untuk bekerja. Cari pentil bagian bawah dan periksa tekanannya. Jangan gunakan apapun untuk menusuk pentil untuk melihat apakah ada gas yang keluar, ini tidak diijinkan. ini disebut venting.

2. Memastikan Kompresor Berputar

Nyalakan mesin dan AC, periksa di bawah kap mesin. Kompresor ac biasanya benda berbentuk pompa yang pada sisinya ada slang besi dan karet menuju kepadanya. Mungkin tidak ada penutup, tapi ada dua katup berbentuk pentil sepeda. Puli di bagian depan kompresor adalah puli bagian luar dan sambungan bagian dalam yang akan berputar saat AC dinyalakan.

Jika AC dan blower menyala, tapi bagian tengah dari puli tidak berputar artinya kompresor tidak berputar. Ini bisa disebabkan oleh sekring yang putus, masalah perkabelan, switch AC yang rusak, atau sistem kekurangan Freon. Pada umumnya sistem AC memiliki sistem pengaman yang akan memutuskan arus jika freon tidak cukup.


3. Melakukan Pengecekan Bagian Lain

Masalah lain yang mungkin terjadi pada AC adalah saklar yang rusak, sekring putus, kabel putus, fanbelt putus (mengakibatkan kompresor tidak berputar), atau kerusakan seal di dalam kompresor.

4. Mencoba Merasakan Udara Dingin

Ilustrasi Merasakan Udara Dingin AC, Sumber : gojek.com

Jika ada udara dingin namun hanya sedikit, mungkin ini disebabkan hanya karena tekanan yang kurang, dan Anda bisa menambahkan freon. Biasanya toko suku cadang menyediakan freon beserta petunujuk pengisiannya.

Jangan isi terlalu banyak! Menambahkan freon melebihi rekomendasi tidak akan menambah kemampuan pendinginannya, tapi malahan akan menguranginya. Sebenarnya, dengan alat yang lebih mahal pada bengkel AC akan memonitor kondisi sebenarnya pada AC anda saat menambahkan freon. Saat pendinginan berkurang, kurangi tekanannya sampai kemampuannya meningkat lagi.

Tips Saat Memperbaiki AC Mobil

1. Jika Anda mencurigai adanya kabel yang rusak, pada umumnya kompresor memiliki kabel yang mengarah ke switch elektrik. Cari konektor pada kabel itu dan lepaskan. Ambil kabel secukupnya, hubungkan kabel dari kompresor ke terminal plus (+) pada aki Anda.

Jika Anda mendengar suara TAK, switch elektrik tidak rusak, dan Anda harus memeriksa perkabelan pada sisi mobil Anda.

Jika Anda tidak mendengar apapun, switch elektrik artinya telah rusak harus diganti. Idealnya, jika Anda bisa melakukan tes ini saat mesin menyala, Anda bisa melihat apakah kompresor berputar. Hati hati dengan jari atau baju Anda jangan sampai terkena bagian berputar.

Dengan demikian, kerusakan bisa dipastikan bukan berasal dari switch, tapi mungkin disebabkan karena belt kendur dan licin sehingga tidak dapat memberikan tekanan yang cukup.

2. Freon yang mungkin Anda perlukan adalah HC12 yang sedikit lebih banyak dipakai di Eropa. R12 berfungsi lebih baik daripada R12 atau R134a. Ini lebih mudah terbakar. HC12a lebih ramah lingkungan dibandingkan R12 atau R134a, namun karena HC12a mengandung hidrokarbon, ini bisa menimbulkan emisi VOC.

Ilustrasi Freon AC Mobil, Sumber : bornfordtough.com

Freon jenis ini harus dipesan melalui internet karena tidak tersedia pada toko. Masalahnya adalah bengkel AC mungkin tidak bisa mengerjakannya karena membutuhkan alat khusus. Mengunakan R12 atau R134a adalah pilihan yang lebih aman.

3. Kadang-kadang masalahnya bukan pada freon. Mungkin ada masalah dengan radiasi panas yang berasal dari ruang mesin, yang menurunkan kemampuan AC untuk mendinginkan. Anda bisa mencoba menyekat/membungkus selang pendingin AC di dekat mesin untuk mengurangi pengaruh panas mesin terhadapnya.

4. Jika AC mobil Anda bocor meskipun pipa pembuangan bersih, mungkin ada air yang memasuki sistem AC saat mengemudi dalam hujan.

5. Akan ada sedikit oli pada sistem Anda.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa cara memperbaiki AC mobil yang bisa Anda lakukan, bahkan beberapa diantaranya bisa Anda lakukan sendiri. AC mobil yang baik tentu saja membuat Anda lebih nyaman ketika berkendara. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Ukuran Velg Mobil dan Penggunaan Ban Untuk Mobil

Ukuran Velg Mobil dan Penggunaan Ban Untuk Mobil

Berbicara mengenai velg mobil maka tidak akan lepas dengan ban yang digunakan. Artinya ukuran velg mobil akan mempengaruhi ukuran ban dan penggunaannya. Memang secara teori semakin besar ukuran ban anda maka cengkeram roda di aspal akan semakin kuat.

Namun saat ini pemasangan velg ataupun ban mobil lebih cenderung mengejar penampilan daripada fungsional. Seperti halnya pada modifikasi camber yang bisa menyebabkan ban boros.

Pentingnya Pemilihan Ukuran Ban

Seperti ulasan sebelumnya bahwa semakin besar ban kendaraan maka semakin kuat cengkeraman kendaraan di jalan. Hal itu dikarenakan dengan bertambahnya lebar ban, maka cakupan akan lebih banyak atau lebar di area permukaan di jalan raya. Hal ini akan lebih meningkatkan kemampuannya untuk bermanuver .

Meskipun antara ukuran velg dan ban memiliki hubungan, namun sebenarnya tidak begitu tergantung satu sama lain. Artinya, kendaraan anda memiliki ukuran pelek tertentu, tetapi anda masih dapat membeli berbagai ukuran ban agar sesuai dengan pelek tersebut, selama bagian tengah ban berukuran tepat. Biasanya kendaraan dengan pelek yang lebih besar sering kali dapat memuat ban yang lebih besar daripada kendaraan dengan velg standar.

Ukuran Velg Mobil
Ban tipis hanya untuk jalanan raaaata dan halus. Sumber unsplash

Ban Ukuran Besar

Ban dan roda yang lebih besar lebih baik dalam meningkatkan traksi kendaraan anda. Namun, ban yang lebih besar juga berarti memakan biaya yang lebih besar. Kemungkinan harga kendaraan antara roda yang besar dengan ukuran kecil tidak ada kenaikan yang signifikan. Namun hal ini akan terasa memberatkan finansial anda ketika ban yang aus harus diganti dengan ban baru.

Setelah anda memilih ukuran ban untuk kendaraan anda, tentunya untuk menyediakan ban penggantinya harus menggunakan ukuran yang sama. Hal ini agar tidak ada masalah kedepanya karena kesalahan ukuran ban. Ukuran ban yang berbeda antara satu dengan yang lain tentu menjadikan tidak nyaman dan rentan terjadi kerusakan di bagian mobil lainnya seperti suspensi dan pengereman.

Selain itu mengganti ban yang lebih besar dengan ketinggian dinding samping yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan pada sistem suspensi kendaraan, roda, dan ban itu sendiri. Penggantian ban dengan ukuran tidak tepat dapat menimbulkan risiko pembacaan speedometer yang salah. Kaena itulah ketika anda memutuskan membeli ban baru, atau mengganti ban baru harus memperhatikan berbagai aspek, termasuk dalam pembacaan speedometer.

Mengganti Velg dan Ban Baru

Sebagian besar orang memang tidak mengetahui bagaimana teknis yang ideal untuk mengganti ukuran ban dan juga velg.

Membaca Ukuran Ban

Saat anda mencari ban baru, anda akan menemukan nama ukuran seperti 235 / 75R15 atau P215 / 65R15 yang ada pada ban. Label-label tersebut bisa membingungkan jika anda tidak mengetahui bagaimana cara membacanya. Setelah anda mempelajari cara melihat ukuran ban pada label tersebut maka akan diketahui seperti apa ukuran ban yang dibutuhkan..

Di sisi kiri simbol garis miring, akan anda temukan tiga angka dan terkadang huruf. Angka tersebut menunjukkan lebar ban dalam ukuran milimeter, dari dinding samping ke dinding samping lainnya. Semakin besar angkanya, semakin lebar ukuran ban maka semakin lebar tapk ban yang menyentuh aspal.

Sedangkan untuk huruf yang ada d sisi kiri garis miring, artinya adalah sebagai berikut :

  • P : Adalah untuk ban kendaraan penumpang. Keterangan ini juga memberi tahu anda bahwa ban dibuat untuk memenuhi standar di Amerika Serikat. Jika tidak ada tulisan huruf berarti dibuat untuk memenuhi standar Eropa. Kedua jenis tersebut memiliki kapasitas beban yang berbeda.
  • LT : Ukuran ban yang diawali dengan huruf ini dimaksudkan untuk digunakan pada truk ringan.ban jenis ini memiliki psi lebih tinggi karena untuk trailer dan beban berat.
  • ST : Ukuran ban dengan huruf ini hanya untuk roda pada truk gandengan.

Sebagai contoh adalah ban ukuran P215 / 65R15 maka diketahui bahwa ban tersebut untuk kendaraan penumpang dan memiliki lebar 215 milimeter.

Keterangan selanjutnya adalah angka di sebelah kanan garis miring yang menunjukkan rasio tinggi ban dengan lebarnya. Pada contoh P215 / 65R15 angka 65 memiliki arti tinggi dinding samping ban adalah 65% dari lebar ban.

Huruf tengah di sisi kanan garis miring memberi tahukan tentang metode konstruksi ban seperti kode R untuk ban Radial. Sedangkan angka terakhir memberi tahu anda ukuran roda yang cocok dengan ban tersebut. Dalam contoh diatas adalah angka 15 yang berarti ban tersebut cocok dengan roda dengan diameter 15 inci.

Ukuran Velg

Semakin besar ukuran velg mobil maka semakin sulit dan mahal membeli ban baru yang sesuai dengan ukuran velg mobil. Hal ini dikarenakan ukuran tersebut hanya di produksi oleh segelintir produsen ban. Karena itu orang lebih suka dengan ukuran ban dan velg yang standar.

Ukuran velg mobil yang besar maka memerlukan ban dengan ukuran lebih tipis. Ban harus cukup kecil atau tipis jika ukuran velg mobil besar agar bisa masuk ke dalam ruangan roda dengan baik. Semakin tipis ban anda, semakin kecil kemampuannya untuk melewati jalan yang lebih kasar dan berlubang.

Ukuran Velg Mobil
Ukuran pada ban. Sumber Unsplash

Roda adalah komponen penting kendaraan anda. Sebagian besar pengemudi tidak memikirkan ban yang mereka pilih untuk mobil mereka, yang sebenarnya dapat menyebabkan banyak masalah yang tidak diinginkan. Kenali mobil anda dan hindari membuat kesalahan dengan memilih ukuran ban yang tidak tepat untuk memastikan roda mobil anda aman dan memberi tingkat traksi terbaik.

Demikian ulasan mengenai ukuran velg mobil dan penggunaan ban. Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk semua. Jangan lewatkan artikel bermanfaat lainnya yang bisa anda dapatkan di EnnergyMotorsport yang merupakan bengkel mobil Jogja profesional. Terima kasih.