Komponen Kaki Kaki Mobil – Mobil bukan hanya sebagai kendaraan yang mengantar kita kemanapun kita pergi, tapi mobil juga bisa menjadi sahabat kita sehari-hari. Agar sahabat kita ini tetap setia menenami perjalanan kita, ada baiknya kita mengenal mobil lebih jauh.

Pastinya kalian tidak mau ketika sedang asyik-asyiknya berpergian bersama teman atau keluarga kalian terus tiba-tiba mobil berhenti begitu saja tanpa tahu penyebabnya karena apa.

Salah satu bagian yang harus kita  kenali yaitu komponen kaki kaki mobil. Mengapa kita perlu berkenalan dengan komponen kaki-kaki mobil? Sebab, komponen ini sangatlah penting dan perlu di-servis rutin.

Jalanan yang tidak rata atau jalanan yang berlubang dapat merusak kaki-kaki mobil, dapat menimbulkan bunyi pada bagian roda, dan lain-lain. Apa saja sebenarnya komponen kaki-kaki mobil itu? Berikut ini ulasan lengkapnya.

Komponen Kaki Kaki Mobil

Ilustrasi Komponen Kaki Kaki Mobil
Ilustrasi Komponen Kaki Kaki Mobil, Sumber : Mercedes-Benz

Berikut ini adalah beberapa komponen kaki mobil yang harus Anda ketahui.

1. Ban Mobil

Ban Mobil adalah Komponen Kaki Kaki Mobil yang utama dalam kendaraan, apapun jenis kendaraan pasti ada roda, sebab kalau tidak ada rodanya maka kendaraan tidak akan dapat berjalan.

Ada beberapa fungsi pada ban atau roda mobil, antara lain sebagai penahan seluruh berat kendaraan, sebagai bantalan yang menghubungi antara permukaan jalan dengan kendaraan, dan ban juga dapat mengatur kenyamanan pada saat berjalan di permukaan tidak rata dan menahan guncangan di jalan berlubang.

Oleh karena itu, sangatlah penting dalam mencari ban yang empuk, bagus dan anti slip. Apabila ban sudah mengalami kebotakkan, segeralah ganti ban lama Anda dengan yang baru karena dapat mengakibatkan ban menjadi licin, kehilangan arah, dan sulit bermanuver.

Kunjungi Toko Mebel Jogja

Penyebab ban cepat botak adalah karena tekanan angin yang kurang pada ban, membawa terlalu banyak beban, jarang membersihkan ban serta sering berkendara dengan kecepatan yang tinggi.

2. Suspensi

Suspensi adalah komponen yang berfungsi sebagai peredam getaran yang terjadi pada kendaraan akibat jalanan yang tidak rata yang dapat meningkatkan kenyamanan berkendara dan pengendalian kendaraan.

Suspensi terletak antara roda dengan bodi rangka mobil, dirancang untuk meredam kejutan dari permukaan jalan sehingga mobil menjadi stabil dalam berkendara dan membuat nyaman bagi pengemudi serta penumpangnya, juga membuat roda lebih mencekram pada kondisi jalan yang dilalui.

3. Tie Rod

Ilustrasi Mengecek Kerusakan Kaki Mobil
Ilustrasi Mengecek Kerusakan Kaki Mobil, Sumber : momobil.id

Benda yang berfungsi sebagai penghubung setir dan pengikat roda agar dapat dibelokkan ke kiri dan ke kanan, bentuk dari tie rod adalah bundar kurang lebih besarnya seperti kelereng.

Komponen kaki-kaki mobil inilah yang sama pentingnya untuk dijaga daya ikatnya karena apabila terjadi kelonggaran mengakibatkan bunyi di bagian roda serta membuat roda menjadi tidak stabil. Yang membuat tie rod menjadi cepat longgar adalah karena benturan keras dan usia pakai yang cukup lama.

Tanda kerusakan pada tie rod dapat dirasakan apabila berjalan di permukaan yang rusak atau jalan yang berlubang. Selain itu, cara lain untuk mendeteksinya dengan mobil di dongkrak dan roda di goyang-goyangkan ke kiri dan ke kanan, apabila roda tersebut goyang, berarti ada indikasi tie rodnya rusak.

Tie rod pada sistem kemudi mobil atau setir terbagi menjadi 2 bagian yaitu inner tie rod atau rack end, dan tie rod end (di Indonesia biasa disebut Long Tie Road). Ukuran pada tie rod di setiap mobil tidak sama, baik ukuran panjang ataupun ukuran ulir untuk penyambungnya.

4. Ball Joint

Sesuai dengan namanya bentuknya seperti bola. Dengan posisinya yang berada di dudukan roda dan juga sebagai penghubung lengan ayun, memudahkan untuk suspensi bergerak yang menahan roda agar tidak lepas dari chassis.

Apabila kalian berkendara dengan kecepatan 50-60 km/jam lalu roda masuk ke lubang kecil atau menabrak bebatuan kecil, maka setir akan langsung sulit dikendalikan. Untuk mengecek kerusakannya perlu mendongkrak bagian depan mobil kemudian letakkan linggis antara ball joint dan sisi lain yang menjadi dudukkan roda.

Gerakkan linggis naik dan turun, kalau ada kelonggaran sedangkan mur pengancingnya keras maka hal ini menandakan perlu menggantinya dengan yang baru. Selain itu, kerusakkan bisa mengakibatkan ban menjadi aus, bergelombang, atau keriting.

5. Bushing

Ilustrasi Pengecekan Kaki Mobil di Bengkel
Ilustrasi Pengecekan Kaki Mobil di Bengkel, Sumber : Auto2000

Bushing berbentuk karet yang berfungsi untuk meredam getaran agar tidak mengganggu komponen logam lain yang tersambung, peran komponen ini berpengaruh akan kenyamanan dalam mengemudi.

Pada umumnya bushing memiliki dua jenis berdasarkan tempatnya yaitu bushing stabilizer sebagai pengikat ke chasis mobil dan menyeimbangkan kedua suspensi kiri dan kanan, sedangkan bushing swing arm untuk meredam getaran pada saat mobil berjalan.

Kerusakan bushing disebabkan oleh suhu mesin mobil yang teramat panas membuat kondisi karet menjadi getas, beratnya beban kerja yang diterima oleh komponen tersebut dan juga guncangan keras karena seringnya melewati permukaan jalan yang berlubang.

Indikasi tersebut dapat dirasakan pada saat kalian mengemudi di  permukaan jalan yang tidak rata setir menjadi berubah dengan sendirinya padahal kalian tidak menggunakannya.

Selain itu, terdengar bunyi decitan dan mesin yang saling beradu di bagian bawah jok depan meskipun di permukaan jalan yang bagus dan juga terkadang pada saat melaju kencang mobil seperti oleng atau melayang.

6. Bearing

Bearing memiliki fungsi sebagai bantalan roda agar dapat berputar dengan mereduksi atau memperkecil gaya gesek yang terjadi pada sumbu putar sehingga perputarannya menjadi lebih halus dan lancar.

Bearing merupakan faktor kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara karena sebagai komponen sentral, apabila tanpa adanya bearing roda akan cepat panas berlebih, bergetar dan komponen putar yang ada di dalamnya menjadi patah. Kerusakan terjadi bisa dari beberapa hal, mulai dari usia pemakaian, kualitas barang sampai cara penggunaannya.

Biasanya kerusakan komponen ini dapat dirasakan pada saat laju mobil di kecepatan 40– 50 km/jam dengan bunyi gemuruh masuk ke dalam kabin yang berasal dari bearing roda depan, semakin tinggi kecepatan mobil semakin berisik bunyinya.

Untuk pengecekan, dongkrak mobil kalian sampai roda depan tidak menyentuh tanah, selanjutnya cukup memutar ban searah jarum jam. Lakukan sambil memegang per, apabila terasa getaran atau terdengar suara berderit, ada kemungkinan bearing sudah aus.

Akan tetapi apabila kalian merasakan ada gerakan yang tidak wajar, itu membuktikan bahwa bearing roda rusak dan harus segera diganti atau dibawa ke bengkel mobil agar kerusakan tidak semakin parah.

Demikianlah ulasan mengenai beberapa komponen kaki kaki mobil yang perlu Anda ketahui. Jika ada beberapa tanda kerusakkan seperti yang dibahas di atas, segeralah bawa mobil Anda ke bengkel kaki kaki mobil. Jangan dibiarkan begitu saja. Semoga informasi ini bermanfaat.