Ban pecah pada mobil pasti ada penyebabnya. Jika mengetahui apa saja yang dapat menyebabkan pecahnya ban mobil, bisa dilakukan antisipasi saat melakukan perawatan kendaraan mobil. Karena kondisi pecahnya ban mobil saat sedang mengemudi pasti sangat mengganggu. Berikut beberapa penyebab ban pecah pada mobil :

1. Salah pilih jenis ban

Penyebab pecahnya ban mobil pertama adalah salah pilih jenis ban. Menggunakan jenis ban yang tidak sesuai dengan medan, bisa menjadi salah satu penyebab pecahnya ban mobil Anda. Tentu setiap jenis ban diciptakan untuk memenuhi setiap tantangan dari medannya masing-masing.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk memilih dan menggunakan jenis ban yang sesuai dengan medan yang sedang dihadapi. Sebagai contoh, misalkan dalam perjalanan menghadapi medan jalan yang belum beraspal dan ada bebaturan tentu tidak akan cocok apabila Anda menggunakan jenis ban yang memiliki ukuran kecil.

Apabila anda menginginkan mendapatkan jenis ban yang sesuai dengan kebutuhan Anda, ada baiknya konsultasi terlebih dahulu dengan para ahlinya. Hal ini penting untuk Anda lakukan karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan dalam berkendara.

2. Sering melewati jalan berlubang

Selain salah dalam menggunakan jenis ban, penyebab ban pecah pada mobil selanjutnya adalah seringnya melewati jalan yang berlubang. Usahakan untuk tidak sering melewati jalan yang berlubang karena hentakan yang keras saat mobil melewati jalan berlubang bukan hanya akan merusak suspensi tetapi dapat merusak ban.

3. Ban Kadaluarsa

Penyebab pecahnya ban mobil lainnya adalah usia ban yang telah kadaluarsa. Tidak hanya makanan konsumsi yang memiliki tanggal kadaluarsa tetapi benda mati yang di tak dikonsumsi pun memiliki tanggal kadaluarsa. Salah satunya adalah Ban.

Oleh karena itu, pastikan terlebih dahulu tanggal kadaluarsa dari ban yang Anda sedang gunakan. Fungsinya untuk mengetahui kelayakannya. Biasanya masa pemakaian maksimal ban adalah 6 tahun dari masa produksi.

Cek kode produksi ban yang tertera di bagian samping. Paling umum kodenya berisikan 5-8 digit nomor. Namun ada yang menggunakan standar internasional yaitu 4 digit nomor. Standar internasional terdiri dari 2 digit awal untuk menunjukan minggu pembuatan dan 2 digit akhir untuk tahun pembuatan.

Sebagai contoh misalkan terdapat kode “1020” dapat diartikan bahwa masa produksi ban tersebut pada minggu ke-51 di tahun 2020. Setelah itu, cek tahun saat anda gunakan ban tersebut. Jika sudah terlampaui 6 tahun, maka segera ganti ban mobil yang anda gunakan.

Ban Rusak, sumber ig wagnerarbitration
Ban Rusak, sumber ig @wagnerarbitration

4. Ukuran ban dan velg tidak sesuai

Ban mobil yang tidak sesuai dengan ukuran velg (ukuran velg lebih kecil atau lebih besar) dan dipaksakan menyebabkan beban yang disangga terlalu berat. Akibatnya, ban seolah ditarik sehingga mudah retak, pecah, atau benjol.

Oleh sebab itu, gunakan ban dan pelek dengan ukuran yang sesuai. Selain itu, sesuaikanlah dengan kemampuan atau tenaga dari mobil. Anda tidak inginkan? jika dalam tengah perjalan, ban mobil anda pecah.

5. Membiarkan tambalan yang kurang baik

Ban mobil juga bisa pecah dikarenakan teknik tambal yang kurang baik. Kenapa hal tersebut bisa terjadi? karena bagian ban yang memiliki tambalan kurang baik akan bergesekan dengan permukaan jalan. Bila ban ditambal dengan kurang baik akan mengakibatkan kurangnya tekanan angin sehingga menyebabkan gesekan antara ban dengan permukaan jalan semakin keras.

6. Jarang membersihkan ukiran ban

Salah satu penyebab pecahnya ban yang dianggap remeh ialah tidak membersihkan ukiran ban dari kerikil. Padahal, kerikil yang ada di tapak atau kembang ban juga bisa menusuk dan menimbulkan kerusakan pada permukaan ban.

Oleh karena itu, kerikil yang ada di tapak ban harus dibersihkan. Jika tidak, kerikil akan membuat serat baja menjadi korosi dan melukai ban. Tentunya akan sangat berbahaya jika ban tersebut tetap digunakan.

7. Tekanan udara yang kurang

Selain membersihkan ukiran ban, penyebab pecahnya ban mobil yang dianggap remeh lainnya adalah masalah angin ban yang kurang. Kurangnya angin ban akan menyebabkan tekanan udara dalam ban ikut menurun.

Ketika ban mengalami penurunan tekanan udara akan mengakibatkan kerasnya gesekan yang dialami dinding ban sehingga ban bisa mengalami pecah. Oleh karena itu, pastikan tekanan angin dalam ban mobil anda dalam keadaan cukup.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk memberikan pedoman perawatan kendaraan mobil untuk Anda. Simak berbagai artikel bengkel mobil Jogja lainnya.