Merawat mesin mobil manual merupakan hal yang sangat utama bagi pengguna mobil. Mobil merupakan alat transportasi yang saat ini digandrungi dan diminati oleh banyak orang. Bahkan, mobil dijadikan kendaraan sehari-hari untuk beraktivitas.

Ketika mobil digunakan berkendara terus menerus setiap saat, mobil tentunya harus tetap dalam keadaan yang prima. Agar menjaga kondisi mobil yang sehat dan prima, tentunya dibutuhkan perawatan mobil yang maksimal dan menyeluruh.

Tips Merawat Mesin Mobil Manual

Bukan hanya mobil bekas, mobil baru pun juga memerlukan perawatan secara berkala, hal itu pun berlaku pula untuk mobil manual. Namun, terkadang banyak orang yang merawatnya secara asal tanpa memperhatikan secara mendetail tentang cara merawat mesin mobil manual dengan benar.

Remote Starter Untuk Mobil, sumber u-electronics.ca

Remote Starter Untuk Mobil, sumber u-electronics.ca

Sehingga terkadang menyebabkan kerusakan pada mesin mobil. Tentunya hal ini tidak ingin terjadi pada mobil Anda. Agar Anda tidak salah dalam merawat mesin mobil manual Anda. Berikut beberapa tips merawat mesin mobil manual dengan baik dan benar:

1. Mengecek Starter Mobil

Cobalah untuk menghidupkan mobil Anda, bila mobil tidak dapat distarter maka terdapat kerusakan di dalamnya. Hal ini dapat dikarenakan berkurangnya suplai bahan bakar atau udara.

Periksalah saringan (filter) nya dengan cara mencabut filter dan membersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Akan tetapi bila hal tersebut sudah anda lakukan namun mobil Anda belum menyala juga, segera bawa mobil anda ke bengkel terdekat.

Ilustrasi Ganti Oli Mobil, sumber ig sunpetroleum

Ilustrasi Ganti Oli Mobil, sumber ig @sunpetroleum

2. Mengganti Oli Mobil Secara Rutin

Oli merupakan salah satu komponen pendukung yang sangat penting bagi peforma mobil. Untuk melindungi keadaan mesin mobil agar selalu maksimal Anda harus rutin melakukan penggantian oli. Ketentuan penggantian oli biasanya memang berbeda-beda setiap jenis mobil.

Oli mobil biasanya harus diganti setiap 5.000 – 10.000 km untuk memastikan mesin mobil tetap bekerja secara optimal. Salah satu cara mengetahui oli mobil sudah harus diganti adalah dengan meneteskan sedikit oli di tangan Anda dan merasakan apakah terdapat serpihan-serpihan halus di dalamnya.

Jika Anda dapat merasakan serpihan atau kotoran, maka sudah saatnya Anda mengganti oli mobil. Oli tidak hanya mempengaruhi peforma mesin mobil manual Anda saja. Namun juga bertindak sebagai penahan gesekan komponen-komponen di dalam mesin mobil Anda. Sehingga sangat penting untuk mengganti oli secara berkala.

Ilustrasi Mengecek Radiator Mobil, sumber ig kandktirebarn

Ilustrasi Mengecek Radiator Mobil, sumber ig @kandktirebarn

Pastikan memilih oli yang sesuai dengan kebutuhan mesin mobil Anda. Jika anda kurang memahaminya, Anda dapat berkonsultasi dengan mekanik bengkel-bengkel terdekat.

3. Mengecek Air Radiator

Air radiator berfungsi untuk menetralkan panas dalam mesin mobil Anda. Pastikan untuk rutin mengecek air radiator Anda. Bila air radiator Anda kosong, hal tersebut akan menyebabkan overheat pada mesin sehingga dapat menyebabkan mesin mobil manual Anda rusak.

Tidak hanya itu, kekosongan air radiator dapat juga membahayakan pengemudi mobil. Sehingga penting sekali untuk melakukan pengecekan rutin pada cairan radiator agar peforma radiator sebagai pendingin mesin akan tetap terjaga. Anda dapat mengecek air radiator Anda dengan melihat langsung melalui tutup radiator.

Carburetor Pada Mobil, sumber ig johnowenphotography

Carburetor Pada Mobil, sumber ig @johnowenphotography

4. Membersihkan Filter Karburasi

Apabila mesin mobil Anda susah dinyalakan, itu pertanda bahwa filter karburasi Anda dalam keadaan kotor. Anda dapat membersihkan saringan karburasi Anda dengan mudah. Anda hanya perlu menggunakan sikat gigi untuk melepas kotoran dan kerak yang menempel pada filter karburasi.

Jangan menggunakan hairdryer atau compressor pada saat membersihkan filter karburasi karena hal tersebut dapat menyebabkan resiko kerusakan pada filter karburasi mobil Anda.

Timing Belt Pada Mobil, sumber ig fzgarage911

Timing Belt Pada Mobil, sumber ig @fzgarage911

5. Mengecek Timing Belt

Timing belt merupakan komponen dalam mobil yang berfungsi untuk meneruskan putaran roda-roda gigi yang dihubungkan ke bagian internal mesin. Bila terdapat suara dengung atau bising ketika mobil anda dinyalakan maka terdapat kerusakan pada timing belt.

Kerusakan timing belt yang terus dibiarkan akan menyebabkan timing belt putus sehingga komponen-komponen tertentu pada mesin mobil dapat rusak. Selain itu, suplay listrik pada akumulator tidak akan bekerja secara maksimal.

Ilustrasi Tune Up Mobil, sumber ig maraudercentral

Ilustrasi Tune Up Mobil, sumber ig @maraudercentral

6. Melakukan Tune Up Rutin

Anda dapat melakukan tune up di bengkel-bengkel resmi terdekat. Hal ini dapat membuat mesin Anda akan tetap awet. Pada proses tune up, kondisi komponen-komponen vital mesin mobil Anda akan diperiksa secara menyeluruh.

7. Memenuhi Tangki Bensin Mobil

Mungkin hal ini terlihat sepele karena banyak orang yang ternyata tidak pernah mengisi tangki bensinya dengan penuh. Kebiasaan ini dapat menyebabkan bagian atas tangki yang tidak pernah terkena cairan akan dipenuhi dengan kotoran dan kerak.

Kotoran dan kerak ini akan sangat membahayakan apabila tercampur dengan bahan bakar dan terbawa ke dalam saluran pembakaran. Oleh sebab itu, sesekali isi penuh tangki bensin mobil Anda agar bagian atas tangki tetap bersih dan terhindar dari kerak.

Ilustrasi Mengisi Tangki Bensin Mobil, sumber carmudi.co.id

Ilustrasi Mengisi Tangki Bensin Mobil, sumber carmudi.co.id

Demikian ulasan mengenai tips merawat mesin mobil manual dengan baik dan benar. Tentu dengan perawatan yang baik, mesin mobil Anda pun akan awet dan memiliki performa prima dalam menemani hari-hari Anda. Semoga informasi ini bermanfaat. Nantikan ulasan body repair Jogja selanjutnya di ennergimotorsport.com.